Fungsi Ter-ater dalam masyarakat Desa
Foto diambil saat pelaksanaan pengajian malem Senin di desa peltong.
Kabupaten Pamekasan yang memiliki tiga kecamatan, banyak ragam budaya dan tradisi yang terus tumbuh kembang di dalamnya tentu sampai saat ini masih terus di pertahankan dengan tidak sedikitpun mengurangi kekuatan nilai kholistk yang terkandung di dalamnya.
Hal itu dapat di lihat dari tradisi petik laut, tok-otok, dan teratur yang sampai saat ini masih terus dipertahankan dan tidak pernah tergerus oleh arus globalisasi, dan yang paling menarik untuk dibahas ialah tradisi yang kini bisa dikatakan budaya ialah ter-ater (mengantarkan dengan membagikan makanan kepada tetangga), hal itu dilakukan saat salah satu masyakat melaksanakan selamatan (haul dan kumpulan pengajian antar warga).
Sebelum haul dan pengajian dilaksanakan tuan rumah yang memiliki hajatan biasanya meminta salah satu dari tetangga yang urun tenaga membantu untuk persiapan sajian untuk anggota kumpul pengajian, diminta untuk mengantarkan makanan kepada tentangan terdekat atau tetangga yang jauh bahkan besan yang jauh pun juga masuk dalam hitungan jatah ter-ater.
Menurut riskiyah (tuan rumah) ter-ater itu dilakukan, kalau untuk tetangga terdekat tujuannya untuk memberikan penegasan bahwa undangan yang di sampaikan secara lisan pada jauh-jauh hari sebelum nya, dalam hitungan kurang lebih 3 harian, tetap akan dilaksanakan dan pihak keluarga yang diundang diharapkan untuk diingatkan, jadi ter-ater bermanfaat atau dimanfaatkan untuk pengingat sekaligus penegasan.
Sedangkan yang untuk besan dan saudara yang jauh dari rumah tuan rumah jauh dalam artian bukan dalam hitungan radius 80 KM, kalau ukuran di wilayah kami tidak dengan jarak tempuh madura-surabaya, hehehhe, akan tetapi rumah besan saudara yang masih bisa di tempuh dengan jarak tempuh dengan waktu 15 menit, tetap diusahakan untuk mendapatkan bagian untuk diantar makanan kerumahnya, hal ini memiliki pesan moral yang sangat kuat.
Tidak lain tujuan yang sangat mendasar ialah agar tetap terjaganya nilai-nilai kekeluargaan (semakin erat dan guyub) selain itu juga mengandung pesan moral dan edukasi, bilamana nanti yang mendapatkan ter-ater juga melakukan hal yang sama dengan memberikan prestasi yang sama tidak saling menimbulkan ketersinggungan, selain itu ter-ater dalam suatu peringatan atau haul dan kumpulan pengajian juga berfungsi sebagai sedekah para pendahulu yang sudah meninggal dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar